Fredi Yanto, Kompas 23 April 2012
Kadang kita susah diterima saat melamar pekerjaan
pekerjaan karena tidak lulus tes. Berikut saya akan menjelaskan paparkan
langkah-langkah bisa diterima saat melamar pekerjaan. Langkah-langkah
ini saya peroleh dari seorang narasumber saat mengikuti seminar.
Terbukti saya bisa diterima bekerja di salah satu swalayan.
Memahami proses evaluasi
Perusahaan yang baik akan berpikir untuk menempatkan karyawannya pada pekerjaan yang sesuai karena kita menghabiskan sekitar seperempat atau sepertiga waktu kita di tempat kerja, penting bahwa kemampuan dan minat kita sesuai dengan kebutuhan pekerjaan. Perusahaan akan mempertimbangkan bahwa perilaku dan kemampuan kita diperlukan untuk performa kerja yang baik. Ini sering dijelaskan dengan istilah kompetensi. Kompetensi merupakan kombinasi antara berbagai ‘perilaku’ yang akan menghasilkan performa tinggi di dalam sebuah posisi/peran. Untuk mengukur kompetensi individu, perusahaan dapat menggunakan tes, wawancara dan alat evaluasi lainnya.
Ingatlah bahwa seleksi ini merupakan proses
dua-arah yang melibatkan Anda dan organisasi dalam membuat pilihan – dan
pilihan tersebut harus tepat bagi kedua belah pihak.
Metode seleksi dan evaluasi
Cara perekrutan staf bervariasi dari perusahaan satu dengan perusahaan lainnya.Proses seleksi dapat terdiri atas beberapa tahap. Setiap tahap proses harus didesain untuk menilai kemampuan dan ketangkasan Anda terhadap pekerjaan yang Anda lamar.
Berikut ini adalah semua metode evaluasi yang dapat Anda temukan:
- CV dan Formulir Lamaran
Perusahaan akan mencari kecocokan antara
pengalaman dan kualifikasi Anda dengan kebutuhan pekerjaan. Ingatlah
bahwa pewawancara mungkin akan bertanya berdasar informasi yang telah
Anda tulis di CV sehingga penting untuk membuat CV yang relevan, jujur
dan ringkas. Ingatlah bahwa perusahaan yang potensial biasanya memiliki
beberapa CV untuk dibaca dan mereka akan memeriksa ketelitian informasi
yang Anda berikan.
- Wawancara
Pertanyaan yang mungkin muncul didasarkan
pada pengalaman serta kompetensi dan kebutuhan kerja yang telah dirinci
di dalam iklan. Kuncinya adalah kejujuran dan menggunakan contoh relevan
dari karir, studi atau kehidupan pribadi Anda yang memberikan bukti
kepada pewawancara tentang keahlian apa pun yang tengah didiskusikan.
- Tes Kemampuan
Tes kemampuan akan melihat sejauh mana Anda
menjalankan aspek pekerjaan; misalnya, kemampuan penalaran verbal dan
numerik. Pimpinan seringkali tertarik pada potensi Anda dalam
menjalankan tugas. Dalam hal ini, mereka bisa menggunakan metode
evaluasi yang bertujuan untuk mensimulasi aspek tugas (baca Tugas
Simulasi berikut)
- Angket Kepribadian
Angket Kepribadian melihat preferensi
berperilaku, yaitu, seberapa suka Anda bekerja. Mereka tidak
mengkhawatirkan kemampuan Anda, namun bagaimana Anda mengenali
kepribadian Anda sendiri; contohnya, bagaimana Anda berhubungan dengan
orang lain, dan bagaimana Anda mengendalikan perasaan dan emosi. Tidak
ada hal yang benar atau salah dalam gaya behavioral, walaupun beberapa
tingkah laku terkadang lebih atau kurang tepat terhadap situasi
tertentu.
- Tugas Simulasi
Tugas ini didesain untuk mensimulasikan
kegiatan/skenario tertentu yang diperlukan untuk target pekerjaan dan
haruslah jelas jenis keahlian apa yang akan dinilai. Contohnya meliputi:
- Latihan kelompok
- Presentasi
- Bermain Peran
Tips & Saran untuk membantu Anda
Melamar pekerjaan dan mengikuti proses perekrutan dan evaluasi terkadang menakutkan, namun ada beberapa hal yang dapat Anda lakukan demi mencapai keberhasilan. Perusahaan perlu mengevaluasi Anda terhadap semua grup sebaya Anda, namun ingatlah bahwa di sini Anda juga perlu membuat pilihan – manfaatkan kesempatan untuk bertanya dan pastikan bahwa ketika Anda ditawari sebuah posisi, maka posisi tersebut adalah tempat kerja yang Anda inginkan.
Perhatikan Tips kami & Saran dalam menghadapi setiap tahapan proses perekrutan dan semoga berhasil!
Sebelum Melamar
Luangkan waktu sejenak untuk menilai apakah
pekerjaan yang akan Anda lamar sudah sesuai bagi Anda dengan cara
bertanya kepada diri sendiri dengan berbagai pertanyaan berikut:
- Bagaimanakan tuntutan dan upah yang ditawarkan oleh pekerjaan ini?
- Apa yang ditawarkan oleh pekerjaan ini dalam hal prospek dan minat?
- Lakukan pengamatan terhadap organisasi – Apakah saya berpikiran bahwa nilai dan citra perusahaan dapat membuat saya nyaman?
Saat Melamar
- Melamar dalam format yang diinginkan oleh perusahaan, misal, formulir lamaran atau CV.
- Ikuti petunjuknya dengan seksama.
- Masukkan informasi apa pun yang diminta secara rinci.
- Perjelas prestasi dan keahlian Anda (penulisan surat lamaran bukan ajang untuk merendahkan diri).
- Kenali diri Anda sendiri; buat daftar kekuatan dan kelemahan Anda terkait dengan pekerjaan.
- Pastikan bahwa Anda dapat menjelaskan tentang diri sendiri dan pengalaman yang dimiliki di luar pekerjaan – bersiaplah untuk mendemonstrasikan keahlian khusus Anda.
Sebelum Evaluasi
Apabila Anda memiliki persyaratan khusus, pastikan pihak perusahaan memahami hal tersebut sedini mungkin
- Pastikan bahwa Anda memahami jenis evaluasi yang akan Anda ambil dan apa yang disampaikan oleh evaluasi tersebut kepada perusahaan tentang kecocokan Anda dengan pekerjaan atau jabatan.
- Persiapkan diri Anda sendiri dengan fasilitas dalam website ini.
- Pikirkan tentang kekuatan dan kelemahan Anda – ini akan terasa penting dalam wawancara.
Selama Evaluasi
- Evaluator akan melihat cara Anda menjalankan tugas, bukan mengetahui seberapa baik Anda memahami semua petunjuk, maka dengarkan petunjuk yang diberikan. Jangan takut bertanya apabila Anda tidak yakin tentang hal yang harus Anda kerjakan.
- Apabila evaluasi melibatkan wawancara, kerja tim atau bermain peran, kenali tanda-tanda non-verbal seperti kontak mata, ekspresi wajah, dan bahasa tubuh.
- Jangan berasumsi tentang cara Anda menjawab. Apabila Anda mencoba dan menebak apa yang dicari assessor, mungkin Anda salah. Jadilah diri Anda sendiri, dan jawab dengan jujur. Ingatlah bahwa Anda ingin mendapatkan pekerjaan tepat.
- Apabila ada lebih dari satu tugas, Anda akan memiliki banyak peluang untuk menunjukkan bahwa Anda bisa. Jika gagal melakukan satu tugas, jangan putus asa. Semua kinerja Anda akan diperhatikan.
Setelah Evaluasi
Banyak organisasi akan menawarkan masukan
kepada Anda, tanpa memandang apakah Anda berhasil ataukah tidak. Masukan
ini memberikan wawasan ke dalam kekuatan dan memberikan ruang untuk
kemajuan dan perkembangan Anda di masa mendatang. Apabila masukan tidak
ditawarkan, tanyakan apakah dapat disediakan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar