Obesitas pada Anak Bisa Picu Kebutaan


Bramirus Mikail | Asep Candra | Selasa, 29 Mei 2012 | 10:04 WIB
KOMPAS.com — Satu lagi ancaman serius bagi anak-anak dengan obesitas. Sebuah penelitian terbaru di Amerika mengindikasikan, beberapa anak yang kelebihan berat badan atau obesitas memiliki risiko peningkatan masalah pada otak yang dapat menimbulkan kebutaan.

Kondisi ini disebut oleh peneliti sebagai hipertensi intrakranial idiopatik (IIH) atau juga disebut pseudotumor cerebri—yang sangat rentan terjadi pada anak perempuan berkulit putih.

Pria Muda yang Kurang Tidur, Hormon Seksnya Turun 10-15%

 Rahma Lillahi Sativa - detikHealth
Jakarta, Hati-hati buat pria muda yang tidurnya selalu kurang dari 5-6 jam tiap malam. Pria muda yang usianya 20-an sampai 30-an tahun, jika tidurnya selalu kurang akan mengalami penurunan hormon testosteron (hormon seks pria) dengan jumlah yang sama seperti yang terjadi pada proses penuaan selama 10-15 tahun atau 10-15 persen.

Kunci Anak Sehat: Banyak Teman

 Rahma Lillahi Sativa - detikHealth
Jakarta, Beruntunglah jika anak Anda memiliki banyak teman. Selain hal itu berarti anak Anda memiliki kepribadian yang baik, itu akan mencegahnya mengalami obesitas dan menjadi anak yang lebih sehat dan aktif. Sebuah studi di Amerika Serikat pun telah membuktikannya. Anak-anak tampaknya akan menjadi lebih aktif jika bergaul dengan anak-anak aktif, begitu juga sebaliknya.

Ini yang Bikin Bayi Berisiko Kena Flu

 Rahma Lillahi Sativa - detikHealth
Jakarta, Tubuh bayi memang masih dalam masa pertumbuhan sehingga rentan terserang berbagai penyakit. Bahkan sebuah studi menemukan bahwa bayi terlahir dengan risiko terkena flu sejak tahun pertama kehidupannya.

"Infeksi pernafasan akibat virus sudah biasa terjadi pada masa kanak-kanak," ujar peneliti Dr. Kaharu Sumino, asisten profesor kedokteran di Washington University School of Medicine, St. Louis seperti dilansir dari Health24, Senin (28/5/2012).

Tiga Cangkir Kopi Sehari Perpanjang Usia?


Bramirus Mikail | Asep Candra | Senin, 21 Mei 2012 | 08:10 WIB
KOMPAS.com - Ini adalah kabar gembira bagi Anda yang gemar minum kopi. Sebuah penelitian mengindikasikan bahwa orang dewasa yang mengkonsumsi tiga cangkir kopi atau lebih setiap hari cenderung hidup lebih lama. Bahkan, risiko kematian akibat penyebab paling umum menurun sebesar 10 persen ketimbang mereka yang tidak minum kopi.

Belajar Musik Bikin Bayi Cerdas


Bramirus Mikail | Asep Candra | Jumat, 11 Mei 2012 | 10:27 WIB
KOMPAS.com - Sebuah riset kembali menemukan manfaat musik bagi perkembangan otak bayi. Kajian para ilmuwan dari McMaster University mengindikasikan, melatih anak sejak dini bermain musik dapat memberikan manfaat, bahkan sebelum mereka dapat berjalan atau bicara.

Manfaat Dongeng untuk Anak


Christina Andhika Setyanti | Dini | Selasa, 15 Mei 2012 | 14:18 WIB
 
KOMPAS.com -  Kesibukan menjadi salah satu alasan kurangnya waktu orangtua untuk anak-anaknya. Sebuah survei yang dilakukan pada 500 anak usia 3-8 tahun di Inggris mengungkapkan, hampir 2/3 anak yang disurvei menginginkan orangtuanya meluangkan waktu untuk membacakan cerita sebelum mereka tidur, terutama oleh sang ibu.