Keranjingan TV dan "Game" Ancam Jantung Anak

Bramirus Mikail | Asep Candra | Sabtu, 2 Juni 2012 | 09:13 WIB
KOMPAS.com — Saat ini banyak kita temukan anak-anak yang menghabiskan sebagian besar waktunya dengan bermain game di laptop, komputer, atau sekadar menonton televisi. Tanpa disadari, aktivitas ini rupanya dapat berdampak buruk terhadap kesehatan jantung dan paru-paru anak.

Berbuat Baik pada Sesama Bisa Redakan Stres

Asep Candra | Rabu, 30 Mei 2012 | 11:03 WIB
KOMPAS.com - Berbuat baik kepada orang lain ternyata dapat meningkatkan kualitas kesehatan seseorang dengan cara mengurangi tingkat stres. Dengan berkurangnya level stres, maka akan berdampak positif pada penampilan seseorang secara keseluruhan.

Terapi-terapi untuk Pengobatan Kecanduan Narkoba

Merry Wahyuningsih - detikHealth
Jakarta, Mengobati kecanduan narkoba memang bukan perkara mudah. Saking beratnya, pecandu bahkan bisa kembali lagi terjerat narkoba meski sudah menjalani terapi. Berbagai terapi pun banyak ditawarkan untuk menghilangkan kebiasaan mengonsumsi barang-barang adiktif tersebut.

Hidrasi Tak Harus Melulu dengan Air

 Rahma Lillahi Sativa - detikHealth
Jakarta, Untuk mencegah dehidrasi, biasanya Anda disarankan untuk minum banyak air. Jika Anda berpikir mustahil untuk menenggak 8 gelas air setiap harinya, maka ada kabar gembira untuk Anda. Sebuah jurnal kesehatan publik Australia telah mendobrak mitos perlunya setiap orang minum 8 gelas air setiap hari hanya untuk mencegah dehidrasi.

Beautiful place: raja ampat, Indonesia

picture from www.Google.com
www.Google.com

These are very nice places as tourism destination. Diving, snorkeling, enjoying the nature with natural environment. I love Indonesia.

5 Jenis Gangguan Perkembangan pada Anak

Linda Mayasari - detikHealth

Jakarta, Selama masa pertumbuhan, anak akan cenderung mengalami beberapa gangguan yang dapat menghambat perkembangannya. Orang tua harus lebih peka terhadap gangguan yang dialami anaknya agar anak memiliki perilaku dan mental yang baik ketika dewasa.

Berikut 5 hal yang mengganggu perkembangan anak, seperti dilansir dari onlymyhealth, Selasa (29/5/2012) antara lain:

9 Golongan Kepribadian Bayi

Linda Mayasari - detikHealth
Jakarta, Bayi telah memiliki kepribadiannya masing-masing semenjak dilahirkan. Tetapi orang tua dapat mengubah kepribadian tersebut menjadi lebih baik lagi dengan cara mengenali kepribadian anaknya sejak bayi.

Para peneliti percaya bahwa setiap anak memiliki seperangkat warisan dari sembilan ciri kepribadian orangtuanya. Oleh karena itu orang tua harus memahami kepribadian anaknya yang telah tampak sejak bayi agar dapat merawat anaknya dengan baik.

Berikut 9 hal yang dapat dijadikan patokan kepribadian bayi Anda dan cara untuk menanganinya, seperti dilansir dari parenting, Senin (28/5/2012) antara lain:

Obesitas pada Anak Bisa Picu Kebutaan


Bramirus Mikail | Asep Candra | Selasa, 29 Mei 2012 | 10:04 WIB
KOMPAS.com — Satu lagi ancaman serius bagi anak-anak dengan obesitas. Sebuah penelitian terbaru di Amerika mengindikasikan, beberapa anak yang kelebihan berat badan atau obesitas memiliki risiko peningkatan masalah pada otak yang dapat menimbulkan kebutaan.

Kondisi ini disebut oleh peneliti sebagai hipertensi intrakranial idiopatik (IIH) atau juga disebut pseudotumor cerebri—yang sangat rentan terjadi pada anak perempuan berkulit putih.

Pria Muda yang Kurang Tidur, Hormon Seksnya Turun 10-15%

 Rahma Lillahi Sativa - detikHealth
Jakarta, Hati-hati buat pria muda yang tidurnya selalu kurang dari 5-6 jam tiap malam. Pria muda yang usianya 20-an sampai 30-an tahun, jika tidurnya selalu kurang akan mengalami penurunan hormon testosteron (hormon seks pria) dengan jumlah yang sama seperti yang terjadi pada proses penuaan selama 10-15 tahun atau 10-15 persen.

Kunci Anak Sehat: Banyak Teman

 Rahma Lillahi Sativa - detikHealth
Jakarta, Beruntunglah jika anak Anda memiliki banyak teman. Selain hal itu berarti anak Anda memiliki kepribadian yang baik, itu akan mencegahnya mengalami obesitas dan menjadi anak yang lebih sehat dan aktif. Sebuah studi di Amerika Serikat pun telah membuktikannya. Anak-anak tampaknya akan menjadi lebih aktif jika bergaul dengan anak-anak aktif, begitu juga sebaliknya.

Ini yang Bikin Bayi Berisiko Kena Flu

 Rahma Lillahi Sativa - detikHealth
Jakarta, Tubuh bayi memang masih dalam masa pertumbuhan sehingga rentan terserang berbagai penyakit. Bahkan sebuah studi menemukan bahwa bayi terlahir dengan risiko terkena flu sejak tahun pertama kehidupannya.

"Infeksi pernafasan akibat virus sudah biasa terjadi pada masa kanak-kanak," ujar peneliti Dr. Kaharu Sumino, asisten profesor kedokteran di Washington University School of Medicine, St. Louis seperti dilansir dari Health24, Senin (28/5/2012).

Tiga Cangkir Kopi Sehari Perpanjang Usia?


Bramirus Mikail | Asep Candra | Senin, 21 Mei 2012 | 08:10 WIB
KOMPAS.com - Ini adalah kabar gembira bagi Anda yang gemar minum kopi. Sebuah penelitian mengindikasikan bahwa orang dewasa yang mengkonsumsi tiga cangkir kopi atau lebih setiap hari cenderung hidup lebih lama. Bahkan, risiko kematian akibat penyebab paling umum menurun sebesar 10 persen ketimbang mereka yang tidak minum kopi.

Belajar Musik Bikin Bayi Cerdas


Bramirus Mikail | Asep Candra | Jumat, 11 Mei 2012 | 10:27 WIB
KOMPAS.com - Sebuah riset kembali menemukan manfaat musik bagi perkembangan otak bayi. Kajian para ilmuwan dari McMaster University mengindikasikan, melatih anak sejak dini bermain musik dapat memberikan manfaat, bahkan sebelum mereka dapat berjalan atau bicara.

Manfaat Dongeng untuk Anak


Christina Andhika Setyanti | Dini | Selasa, 15 Mei 2012 | 14:18 WIB
 
KOMPAS.com -  Kesibukan menjadi salah satu alasan kurangnya waktu orangtua untuk anak-anaknya. Sebuah survei yang dilakukan pada 500 anak usia 3-8 tahun di Inggris mengungkapkan, hampir 2/3 anak yang disurvei menginginkan orangtuanya meluangkan waktu untuk membacakan cerita sebelum mereka tidur, terutama oleh sang ibu.

Bercinta di Pagi Hari Kemungkinan Hamil Lebih Tinggi?

AN Uyung Pramudiarja - detikHealth
Jakarta, Di pagi hari, kondisi fisik sedang sangat bugar dan kadang-kadang gairah seks juga sedang tinggi-tingginya. Maka tak heran, banyak yang menganggap hubungan seks di pagi hari lebih berpeluang menyebabkan kehamilan. Benarkah demikian?

Darah Tinggi Sering Bikin Lelaki Susah Ereksi

AN Uyung Pramudiarja - detikHealth

Jakarta, Gangguan ereksi bisa dipicu oleh banyak hal, salah satunya hipertensi atau tekanan darah tinggi yang tidak tertangani. Namun saat hipertensi diobati, gangguan ereksi juga sering muncul sebagai efek samping dari beberapa jenis obat.

Cara Menjaga Mr P Tetap Sehat dan Baik-baik Saja

 Linda Mayasari - detikHealth
Jakarta, Sama seperti organ tubuh yang lain, penis pun perlu dijaga kesehatannya. Penis yang sehat akan meningkatkan kualitas kehidupan seksual Anda dan terhindar dari berbagai masalah seksual seperti disfungsi ereksi, PMS dan impotensi.

Berikut 7 hal yang harus Anda perhatikan agar penis Anda sehat seperti dilansir dari menshealth, Rabu (9/5/2012) antara lain:

Vitamin dan Omega 3 Cegah Penyusutan Otak


Bramirus Mikail | Inggried Dwi Wedhaswary | Kamis, 29 Desember 2011 | 16:02 WIB
 
KOMPAS.com - Menurut hasil studi terbaru, orang dewasa dengan  tingkat tinggi asam lemak omega-3 dan vitamin B, C, D, dan E di dalam darah, cenderung mempunyai kemampuan berpikir lebih baik dan memiliki volume otak yang lebih besar. Sementara,  individu dengan tingkat tinggi lemak trans dalam darah mereka memiliki kemampuan berpikir yang buruk dan juga berisiko mengalami penyusutan otak.

Pentingnya Asupan Omega 3 Bagi Perokok


Bramirus Mikail | Asep Candra | Selasa, 24 April 2012 | 15:13 WIB

http://www.daunsirsakku.co.cc
KOMPAS.com - Diet tinggi asam lemak omega-3 ternyata memiliki banyak manfaat kesehatan khususnya bagi para perokok dalam mengatasi kerusakan pembuluh darah. Demikian hasil riset terbaru yang dilakukan para ilmuwan dari Yunani.
Dalam penelitiannya, para ilmuwan mengkaji sejauhmana perubahan yang dialami peserta studi yang mendapatkan pengobatan oral (yang diberikan dua gram asam lemak omega-3) setiap hari selama empat minggu terhadap kesehatan arteri perokok.

Kanker Paru, Pencuri Kehidupan yang Sulit Dideteksi

Asep Candra | Kompas.com/Kamis, 3 Mei 2012 | 08:01 WIB
Stadium Kanker Paru


Oleh : Atika Walujani Moedjiono
Kanker paru bisa dibilang sebagai pencuri kehidupan. Kanker ini tersembunyi di buli paru. Sulit dilacak. Kalaupun kemudian diketahui, ia sudah meruyak ke bagian lain tubuh dan sudah sulit dibasmi.