Metta Pranata - detikFinance, Rabu, 25/04/2012 17:30 WIB
Seattle -
Setelah jadi pionir bisnis tur luar angkasa untuk para milyarder, Eric
Anderson dan Peter Diamandis punya rencana bisnis baru. Melalui
perusahaan Planetary Resources, mereka akan menambang asteroid yang kaya
logam berharga seperti platinum untuk konsumsi Bumi.
”Kandungan
platinum dalam sebuah asteroid berukuran 500 meter setara dengan jumlah
seluruh platinum yang pernah ditambang di bumi. Sebuah asteroid kaya
platinum berukuran 80 meter bisa memiliki nilai material lebih dari US$
100 miliar (Rp 900 triliun),” kata Anderson dalam konferensi pers
Selasa, seperti dilansir dari CNN (25/4/2012).
Planetary
Resources mengatakan, mereka sedang mengembangkan dan akan meluncurkan
serangkaian sistem robotik dan pesawat antariksa tanpa awak. Dimulai
dengan teleskop antariksa Arkyd-100 yang rencananya diluncurkan akhir
2013 mengitari orbit bumi untuk mengidentifikasi asteroid terdekat.
Rencana
berikutnya adalah meluncurkan beberapa pesawat antariksa Arkyd-300 yang
akan mengorbit di asteroid kandidat dan menyelesaikan proses penentuan
material yang terkandung di sana dalam 10 tahun. Mereka akan menambang
logam mulia seperti platinum untuk konsumsi di Bumi.
Selain
menambang platinum, mereka juga akan mengekstrak air untuk digunakan
sebagai bahan bakar dan sistem penunjang kehidupan di luar angkasa. Ini
dikarenakan biaya angkut air ke stasiun luar angkasa sangat mahal, US$
20.000 (Rp 180 juta) per liternya.
”Bumi sudah mulai kekurangan
sumber daya alam. Kami punya kemampuan mengubah sesuatu yang tadinya
langka menjadi berlimpah. Hal ini bisa dilakukan. Meski sulit, tapi
imbal hasil ekonomisnya sangat tinggi dan keuntungan bagi manusia luar
biasa,” papar Diamandis.
Planetary Resources yang berbasis di
Seattle, AS ini didanai oleh investor kuat seperti James Cameron dan
eksekutif Google Larry Page dan Eric Schmidt. Eric Anderson dan Peter
Diamandis mendirikan Planetary Resources pada 2009.
Mereka
mendirikan Space Adventures pada tahun 90-an, bisnis mengantar milyarder
berwisata ke stasiun luar angkasa dengan pesawat antariksa Soyuz.
(ang/ang)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar