KOMPAS.com - Belakangan ini banyak praktisi medis
dan ahli gizi mendorong pasien diabetes dan jantung untuk mengonsumsi
oatmeal, terutama karena khasiatnya dalam membantu menjaga kadar
kolesterol dan gula darah tetap normal. Selain kandungan serat yang
tinggi, oatmeal juga menyediakan magnesium, protein, fosfor dan vitamin
B1 (thiamin), yang berperan penting dalam memproduksi energi.
Untuk
mengetahui lebih luas apa saja manfaat kesehatan yang bisa Anda
dapatkan dari makanan produk gandum ini, berikut adalah penjabarannya
seperti dikutip symtomfind:
1. Menurunkan kolesterol
Oatmeal
merupakan sumber makanan yang kaya serat larut, yang juga ditemukan
pada apel, pir dan prunes. Serat larut dapat menghambat tubuh dalam
penyerapan kolesterol LDL, yang biasa dikenal sebagai kolesterol jahat.
Satu cangkir dan setengah oatmeal mengandung lebih dari lima gram serat,
yang cukup untuk mengurangi tingkat kolesterol Anda.
2. Mengurangi risiko hipertensi
Kandungan
serat yang tinggi pada oatmeal tidak hanya menawarkan manfaat kesehatan
terhadap jantung, tetapi juga penurunan risiko tekanan darah tinggi.
Sebuah rekomedasi untuk wanita menopause, yang cenderung berisiko
mengalami hipertensi, harus makan setidaknya enam porsi oatmeal atau
biji-bijian lain setiap minggunya. Studi menunjukkan bahwa pria dapat
bisa mengurangi risiko gagal jantung jika mereka makan satu mangkuk
sereal gandum atau oatmeal, per hari.
3. Tinggi antioksidan
Oatmeal mengandung tipe khusus dari antioksidan yang disebut avenanthramide.
Antioksidan ini mampu melawan radikal bebas yang menyerang HDL atau
dikenal sebagai kolesterol baik. Di samping itu, senyawa ini juga
melindungi kolesterol jahat (LDL) dari proses oksidasi, yang mengurangi
risiko penyakit kardiovaskular.
4. Mencegah pengerasan arteri
Avenanthramides
tidak hanya melindungi terhadap penyakit jantung, namun senyawa
antioksidan ini juga mampu mencegah arteri dari pengerasan.
Avenanthramides bekerja dengan menekan produksi molekul yang
memungkinkan untuk mencegah pengerasan dinding arteri. Penelitian telah
menunjukkan bahwa wanita menopause yang makan enam porsi serealia utuh
seminggu dapat mengurangi risiko berkembangnya aterosklerosis.
Ateroskleorosis
adalah kondisi di mana terjadi penumpukan plak di sepanjang
lorong-lorong pembuluh darah dan memperlambat perkembangan stenosis,
yang menyebabkan lorong-lorong dari arteri menyempit. Manfaat oatmeal
bagi kesehatan kardiovaskular akan menjadi lebih besar bila dipasangkan
dengan vitamin C.
5. Mencegah perkembangan kanker payudara
Penelitian
telah menunjukkan bahwa wanita yang mengkonsumsi dalam jumlah tinggi
serat memiliki penurunan risiko terkena kanker payudara, terutama jika
berasal dari serat gandum. Serat tidak larut dalam serealia utuh akan
menyerang karsinogen dan menurunkan kadar estrogen dalam tubuh, sehingga
melindungi tubuh dari perkembangan kanker. Sebuah studi di Inggris
menemukan bahwa wanita pra-menopause mengalami penurunan risiko kanker
payudara sebesar 41 persen hanya dengan makan serat dari biji-bijian
atau serealia utuh.
6. Mencegah pengembangan diabetes
Selain
kaya serat, oatmeal merupakan sumber magnesium, yang mampu mengatur
insulin dan kadar glukosa. Berbagai temuan telah menunjukkan bahwa,
selama delapan tahun, perempuan yang makan diet kaya sereal dapat
mengurangi risiko diabetes hingga 31 persen. Untuk mendapatkan manfaat
optimal, Anda bisa menambahkan susu ke dalam oatmeal. Tambahan dari susu
rendah lemak juga dapat menurunkan risiko diabetes.
7. Meningkatkan sistem kekebalan tubuh
Oatmeal
mengandung beberapa jenis serat yang disebut beta-gluten serat. Serat
ini mampu melindungi Anda terhadap penyakit jantung dan juga menaikan
sistem imunitas. Hal ini membantu sel-sel kekebalan tubuh dalam mencari
dan memperbaiki daerah pada bagian tubuh yang terserang infeksi bakteri.
8. Mencegah obesitas
Makan
makanan untuk tidak mendapatkan suara berat seperti jenis diet yang
sempurna, kan? Karena oatmeal sangat kaya serat, itu akan membuat Anda
lebih penuh untuk jangka waktu yang lebih lama. Serat akan meningkatkan
viskositas isi perut sehingga akan memakan waktu lebih lama untuk
mengosongkan. Merasa penuh untuk jangka waktu yang lebih lama juga akan
mencegah kebutuhan untuk camilan makanan manis atau asin sepanjang hari.
Penelitian telah menghubungkan rendahnya risiko obesitas pada anak-anak
yang rutin makan oatmeal.
9. Bisa di konsumsi untuk pasien celiac
Dewasa dan anak-anak yang menderita penyakit celiac
umumnya tidak dapat mengonsumsi gluten (suatu senyawa protein yang
terdapat pada gandum ), namun riset menunjukkan bahwa mereka bisa makan
oatmeal meskipun mengandung sedikit gluten. Celiac adalah sindrom malabsoprsi di mana usus tidak mampu menyerap nutrisi makanan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar